Tampilkan postingan dengan label online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label online. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Maret 2020

Menerbitkan Buku di Penerbit Mayor









Materi : Menerbitkan Buku di Penerbit Mayor
Nara Sumber Bapak Wijaya Kusuma, S. Pd., M. Pd.
Tuntutan profesi untuk mengejar kepentingan angka kredit bagi sejumlah guru, membuat beberapa guru segera ingin mempunyai buku karya sendiri. Padahal untuk keperluan itu guru harus membayar biaya percetakanke penerbit Indie. Padahal sebenarnya kita bisa mendapatkan royalty dari menerbitkan buku tersebut. Beruntung buat kami para peserta, dalam materi kali ini Om Jay yang pernah menerbitkan buku di Penerbit Mayor yaitu Penerbit Andi, Yogyakarta, sehingga Om Jay berbagi pengalamannya kepada     kami.

Apa perbedaan Penerbit Mayor dan Penerbit Indie ?
1. Penerbit indie : kita yang membiayai penerbitan .Artinya untuk membuat buku kita membayar ke penerbit, buku yang kita ajukan pasti dicetak
2. Penerbit mayor: semua biaya penerbitan di tanggung penerbit, bahkan kita bisa dapat royalty apabila buku kita diterbitkan . Naskah yang kita ajukan diseleksi, bisa diterima atau ditolak oleh penerbit 

Berikut adalah sejumlah royalti yang pernah diterima oleh Om Jay selama 6 bulan dari Penerbit Andi memang lumayan menggiurkan, sampai puluhan juta. Bahkan kami para peserta mulai berani untuk bermimpi seperti Om Jay.




Sumber : Wijaya Kusuma
Mengetahui royalty yang demikian besarnya semua anggota semangat untuk menulis. Semuanya semangat untuk menulis,  dan mulai bermimpi bisa seperti Om Jay
Menurut Om Jay guru bisa menerbitkan buku di penerbit besar atau mayor, namun banyak dari kita yang belum siap, sehingga penulisnya diisi oleh dosen dosen di perguruan tinggi. Mengapa bisa seperti itu ? Persoalan utamanya bukan karena guru tidak ada waktu tapi guru belum dilatih untuk membuat dan menerbitkan buku ajar. Selanjutnya om Jay menshare artikel yang dibuatnya di kompasiana tentang penyusunan buku informatika di PGRI, artikelnya dapat kita dilihat disini

Inti dari artikel tersebut adalah guru harus mampu berkolaborasi dengan guru sekolah lainnya dan berkumpul dalam wadah organisasi guru. Sehingga mampu membuat karya agung yang bisa digunakan untuk semua sekolah. Karena itulah penerbit besar mau menerbitkannya karena memang layak jual dan mendatangkan keuntungan di kedua belah pihak.
Teknis dalam penerbitan yang beliau sampaikan bahwa sebelum diterbitkan biasanya ada SPP yang harus ditanda tangani antara penerbit dengan penulis

Guru sudah harus dibiasakan membangun supertim dalam pembuatan buku ajar. Sudah tidak jamannya lagi kita menjadi superman. Apalagi hanya memperkaya dirinya sendiri saja. Tapi pada kenyataannya masih banyak guru yang belum melakukan hal itu. Di china sekelas guru mengajar lebih dari 59 anak dan semuanya enjoy. Mereka mengajar selama 2 jam di depan kelas. Jadi tidak ada waktu bukan alasan untuk tidak menulis.

Kiat agar buku bisa lolos bisa lolos di penerbit mayor. 
Om Jay menjelaskan bahwa untuk bisa lolos ,penuhi syarat-syarat yang diminta penerbit. Kita bisa mengakses permintaan penerbit tersebut di website penerbit mayor. Ini salah satu website penerbit mayor, silakan lihat disini .

Jadi kesimpulan materi malam ini adalah untuk menulis dan menerbitkan buku di penerbit mayor perlu kolaborasi dan membangun supertim dalam wadah organisasi profesi guru yang kredibel dan sudah berpengalaman.



*Teruslah menulis agar orang lain semakin tahu siapa dirimu.*
*Menulislah dari hatimu agar engkau menjumpai pembaca setia tulisanmu.*


Sabtu, 21 Maret 2020

JEJAK JUANG GURU DI NTT




Narasumber :Dra. Lilis Ika Herpianti, SH

Pelatihan menulis kali ini dipandu  Ibu Lilis Ika Herpianti lebih dikenal  Ibu Lilis Sutikno seorang wanita  yag luar biasa hebatnya. Beliau lahir di Surabaya, 11 maret 1969. Beliau istri dari bapak Alauddin Haji Kamaluddin dan ibu dari 5 orang anak. Begitu banyak karya dan prestasi yang beliau lahirkan. Salah satu buku karangan beliau yang sangat menginspirasi semua orang adalah “Guru Adalah Inspirasi”.  Beliau juga aktif diorganisasi AGUPENA (Asosiasi Guru Penulis Indonesia” Nusa Tenggara Timur)
Awal menulis sebenarnya karena rasa malu. Karena sebagai pengurus organisasi guru penulis, saat mengikuti sebuah acara Muswil Pertama, ternyata tidak satupun diantara pengurus yang menulis buku sendiri. Ada yang menulis buku, tetapi keroyokan. Karena inilah  muncul kemauan dari bunda Lilis untuk menulis buku.
Apa yang beliau tulis  adalah kesehariannya di dunia maya facebook (FB). Setiap kegiatan/momen penting yang dilakukan selalu diabadikan di facebook beliau. Menulis itu tidak harus selalu focus  atau  duduk,diam, dan mengetik. Tetapi menulis bisa dilakukan  dimana saja. Semua kisah Bunda Lilis  yang ada di FB beliau, yang terbanyak like dan komennya dikumpulkan dan dibukukan oleh bunda Lilis. 
Salah satu kenangan yang beliau kenang adalah kisah saat beliau mengambil surat tugas ke kantor dinas PK Kab. Kupang.  Dalam kisah tersebut ada kata-kata yang membuat beliau terharu adalah:
“Terima kasih Ayah, Saya  telah menjadi guru seperti keinginan Ayah dulu. 
I love you Ayah . . .
I love you so much . . .
I miss you Ayah . . .
I miss you so much . . .
Ayah . . .
Aku telah menjadi guru Ayah !!!
Karenamu aku menjadi guru !!!
Dan aku bangga menjadi guru Ayah . . .
Terima kasih Ayah !!! Terima kasih Ayah, Saya  telah menjadi guru seperti keinginan Ayah dulu. 
I love you Ayah . . .
I love you so much . . .
I miss you Ayah . . .
I miss you so much . . .
Ayah . . .
Aku telah menjadi guru Ayah !!!
Karenamu aku menjadi guru !!!
Dan aku bangga menjadi guru Ayah . . .
Terima kasih Ayah !!!”
 Kalimat tersebut merupakan sepenggal cerita pengalaman beliau ketika mulai diangkat menjadi guru. Bunda Lilis  menjadikan menulis ini sebagai hobi. Setiap hari menulis,apa saja yang penting berfaedah lalu diabadikan di FB nya. Proses menulis sampai menerbitkan buku, beliau membayangkan seperti memasak makanan. 
“Saya sebelumnya hanya memiliki hobi menulis saja...
Tulis, Tulis, Tulis.......
Muat di FB, tambah foto, tambah video...
Dibumbui royco,  dan masako...Di ramu di racik, di sedapin pakai di oven juga...
Cari orang ahli dalam organisasi....Untuk jadi editor buku saya...
Pokoknya modal berani saja... PD saja” ujar bunda Lilis

Sesuai dengan perkataan orang bijak”hasil tidak akan pernah menghianati usaha”.Kisah Bunda Lilis awal mencetak buku, dengan mencari modal hutang koperasi 32 Juta. Buku yang tercetak habis terjual. Bahkan buku itu akan dicetak ulang karena masih banyak yang pesan dan sekarang bunda lilis juga banyak mensedekahkan bukunya. 

Akhir sesi  materi kali ini beliau tutup dengan seuntai kalimat manis:
“Bunda tutup jumpa kita malam ini dengan resume mengambil kata bijak dari Pramoedya Ananta Toer : “Kesalahan orang yang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang-orang lain pandai”MENULIS adalah SEBUAH KEBERANIAN Maka menulislah agar kamu berani !!!”.


*Selalu berfikir positif terhadap apa yang kita lakukan.*
*Dengan berpikir positif, Berkata positif …Hasilnya pasti juga positif*




Jumat, 20 Maret 2020

YUKK MENULIS TRAVELLING



Sumber : Taufik  Hidayat

Narasumber :Taufik Hidayat


Pelatihan menulis online kali ini dengan pemateri bapak Taufik Hidayat  yang akan berbagi pengalamannya dengan segudang pengalaman traveling beliau serta beberapa kisah perjalanannya yang dituangkan dalam beberapa buku yang menarik.
Berprofesi sebagai dosen dan memiliki hobi travelling serta  beberapa blog. Semangat  beliau untuk membagikan perjalanan traveling ke beerapa tempat serta beberapa Negara seolah-olah pembaca ikut melihat sendiri bagaimana indah dan mengagumkan tempat-tempat yang pernah beliau singgahi. Selain itu beliau juga menulis  di berbagai majalah  juga menulis diberbagai majalah.
Beberapa hasil karya belaiau di antaranya
1. Menjelajah Monumen Kosmonot Rusia
2. Mengembara ke masjid-masjid di pelosok dunia.
3. Dinamika timur tengah kontemporer.
Tips menulis travelling
1.      Menulis dengan  metode observasi,  dapat dilakukan dengan cara melihat, mengamati, dan kemudian sedikit menganalisa sambil mencoba mencari informasi lebih dalam tentang tempat yang  yang kita kunjungi melalui wawancara atau juga brosur atau papan informasi.  Menurut beliau pada dasarnya menulis traveling tidak sulit karena  kita coba cari keunikan dan ciri khas dari tempat yang kita kunjungi. Selain itu  dengan sedikit mempelajari sejarah , latar belakang budaya dan situasi latar belakang politik kota atau negara yang kita kunjungi serta sedikit pengetahuan tentang bahasa lokal akan memperkaya bahasa dan  tulisan kita.
Kisah perjalanan beliau ketika berada di Belarus. Ditengah musim salju dengan cuaca minus 16. Beliau ketemu sebuah masjid yang megah dan berkenalan dengan muslim lokal yang barasal dari Aljazair. Dengan bekal bahasa Rusia, dalam perjalanan tersebut beliau banyak mengenal budaya setempat sejarah dan juga persahabatan dan persaudaraan.

2.      Memberi judul tulisan dengan nama yang sudah kita kenal.
Misalnya jalan utama di kota Tblisi yaitu rustavelli avenue kita juliki malioboro. Tblisi yaitu ibukota Georgia negara eks soviet di kaukasus. Disana ada masjid dimana sunni dan syiah sholat bareng, bridge of peace diatas sungai kura yang indah. Abjad Georgia indah bagaikan abjad jawa.
3.      Tempat makam juga bisa menjadi tempat wisata.
Tempat yang tidak biasa dikunjungi terkadang juga menarik perhatian.
Contohnya : lapangan merah di moskow adalah sebuah necropolis alias pemakaman. Ditemboknya dimakamkan tokoh besar seperti Yuri Gagarin , stalin dan president soviet, mausoleum lenin, bahkan ada orang amerika yang jadi pahlawan soviet komunis. Beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk menulis kisah traveling yaitu :
4. Rajin mengamati apa yang menarik yang akan ditulis.
5. Mendokumentasikan tempat yang kita amati, biarkan gambar yang bercerita.
6. Menterjemahkan  dengan kata-kata kaya makna.
7. Ceritakan baik bentuk bangunannya maupun kehidupan masyarakatnya.
8. Gunakan bahasa yng nyaman untuk kita
9.  Jangan tunda, mulailah menulis sekarang.

*Hidup kita sendiri sesungguhnya adalah
  perjalanan yang penuh dengan kejutan yang nikmat*
*Karena itu  nikmati saja segala kejutan dan bacalah dunia dengan mata hati dan jiwa*

PERJUANGAN MENJADI DUTA RUMAH BELAJAR

Sumber : http://www.teropongmalut.com/


Pemateri : Iriany, S. Pd., M. Pd (Duta Rumah Belajar Malut)


Pemateri untuk pelatihan menulis online kali ini adalah seorang guru Kimia di SMAN 2 Ternate Ibu Iriany adalah duta rumah belajar maluku utara 2018.  Beliau lulusan Magister dalam bidang Pendidikan Kimia Universitas Pendidikan Indonesia.  
Tahun 2017-2018 Maluku utara adalah pengguna Rumah Belajar yang paling sedikit tahun 2017- 2018, karena kurang sosialisasi tentang Rumah Belajar. Kurangnya akses internet yang merupakan kendala utama untuk mendapatkan akses informasi, sehingga sangat sedikit peserta yang mengikuti duta rumah belajar jika dibandingkan dengan provinsi lain
Tugas sebagai duta Rumah Belajar adalah sebagai mitra Pusdatin (dulu Pustekkom) dalam melakukan pengembangan dan pendayagunaan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) untuk pembelajaran di masing- masing provinsi terutama Portal Rumah Belajar yang dapat di akses secara GRATIS.
Menjadi Duta Rumah Belajar  2018 membuat  Ibu Iriany mulai menggiatkan Rumah Belajar provinsi. Bersama beberapa guru yang lain di maluku memadukan dengan ide kreatif lainnya misalkan model pembelajaran, media atau membuat konten video yang sampai viral.
Beliau merasa terpanggil untuk membangun pendidikan di Maluku Utara terutama para guru di daerah 3T. Biasanya di Indonesia ini rangking pendidikan hanya berada di pulau Jawa dan Sumatera, sebagian di sulawesi dan sangat sedikit di wilayah timur Papua, Maluku dan Maluku Utara. Dari jumlah peserta pembaTIK tahun 2019  ( Pembelajaran berbasis TIK) yang diikuti guru, Maluku Utara berada pada posisi ke 35 dari 34 provinsi yang ada di indonesia. Sebagian besar guru di Maluku Utara masih belajar menggunakan TIk dan belum sampai tahap memanfaatkan TIK. Kendala utama yang menyebabkan hal tersebut adalah : 
1.      Motivasi guru yang sulit move on dari  kebiasaan lamanya
2.      Jaringan internet dan listrik yang kurang mendukung
3.      Pelatihan guru untuk bidang TIK masih kurang
Dengan adanya Rumah Belajar sangat membantu para guru dan siswa untuk mulai literate terhadap TIk dalam pembelajaran di kelasnya.  Perjalanan panjang seorang Ibu Iriany dari peringkat ke 35 bisa membantu dan memfasilitasi belajar para guru di daerah 3T dan kota di provinsi sebanyak 1866 orang dan itu tanpa bantuan anggaran dari pemerintah  daerah alias Free.
Berkat kerja keras dan keikhlasannya ,  beliau terpilih bersama duta Rumah Belajar terkreatif Jawa Tengah  untuk mewakili Indonesia ke Austarlia tahun 2019 kemarin.
*jika kita bekerja dengan ikhlas maka
Allah Tuhan yang Maha Adilakan selalu bersama kita.*
*Setiap kebaikan akan dibalas kebaikan dan
semua keburukan akan dibalas sesuai amalan kita*
                                                                                                             

Senin, 09 Maret 2020

Menginspirasi Lewat Tulisan


Sumber : Bersuaraku.blogspot.com

Pelatihan menulis online kelima tanggal 9 Maret 2020
Nara Sumber : Namin AB Ibnu Solihin founder motivatorpendidikan.com
Materi            : Membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial


Menulis di blog itu bisa dikatakan murah, karena  kita bisa memanfaatkan blog yang gratis untuk mengembangkan potensi dan mengasah ketrampilan menulis kita. Seiring dengan lamanya kita menulis dan lamanya kita mengelola blog maka dapat kita lihat perkembangan potensi menulis kita
Nara sumber pada pertemuan kali ini adalah Namin AB Ibnu Solihin seorang motivator pendidikan nomor 1, Blog beliau  bisa dilihat di http://motivatorpendidikan.com
Pertemuan online diawali dengan perkenalan beliau. Asyiiknya pada pertemuan kali ini kita mendapatkan materi training gratis, 250 materi training yang luar biasa  dari beliau Linknya sebagai berikut  https://www.slideshare.net/mobile/naminsekolahakhlak

Bagaimana  membangun Branding melalui Blog dan Media Sosial.

Pak Namin menceritakan pengalaman beliau mengelola blog. Beliau  mulai Ngeblog tahun 2007, melalui blogspot.com, saat itu Pak Naminngeblog untuk mengisi waktu luang saat istirahat mengajar. Tulisan di Blog juga masih sangat beragam, bahkan lebih banyak curahatan hati.Lebih dari 10 blog pernah  beliau buat di blogspot.com, kini semua blog tersebut sudah dihapus semua.
Hingga akhirnya disekitar tahun 2013  beliau mengenal guru.org, sebuah blog yang diisi oleh guru-guru kreatif, diantara para pemenangnya adalah yang sudah mengisi materi sebelumnya yaitu Pak.Agus Sampurno dengan Brandnya Guru Kreatif, Om Jay Wijaya Kusuma dengan Brandnya Guru Blogger dan Bang Dedi Dwitagama.
Akhir tahun 2013 tumbuh keinginan untuk menulis lagi, beliau mengawali dengan mengikuti Teacher Writing Camp angkatan ke-3, yang digagas oleh Om Jay dan teman-teman. Pada tahun 2014 bersama Om Jay bersama teman-teman menggagas berdirinya Komunitas Sejuta Guru Ngeblog, pada tahun 2014-2015 kami Komunitas Sejuta Guru Ngeblog memberikan Pelatihan Guru Ngeblog Gratis bagi guru di Jabodetabek. Tahun 2014 juga awal saya mulai membangun Branding lewat blog.  Singkatnya akhirnya pada tahun 2015 saya melaunching www.motivatorpendidikan.com, seluruh konten tulisannya berisikan berbagai jenis program training yang saya isi.

Bagaimana membangun Branding

      1.      Membangun Branding memang tidak mudah, tapi jika kita sungguh-sungguh Insya Allah ada kemudahan.
      2.      Membangun Branding juga harus sejalan dengan kompetensi yang kita miliki. Jangan coba-coba membangun Branding tertentu tapi tidak punya Ilmunya.
      3.      Membangun Branding melalui blog juga harus selaras dengan kepribadian kita di Blog, Medsos dan         segala aktivitas yang kita lakukan.
     4.      Menulis konten Blog dengan konsisten pada Branding yang kita miliki adalah kewajiban yang harus ditaati. Kalau mau dikenal sebagai pakar pendidikan misalnya, ya harus konsisten menulis hal-hal yang berkaitan dengan hal tersebut.
Contohnya ketika orang berbicara "Motivator Pendidikan" mereka, Akhirnya akan mengingat "Namin AB Ibnu Solihin".

5.      Membangun Branding harus fokus menulis pada bidang tertentu, sesuai dengan passion atau keahlian terbaik yang kita miliki
Beberapa yang perlu kita ketahui bahwa ketika kita menulis dari sumber lain, maka sebainya kita menuliskan data dari mana kita mengambil tulisan tersebut , menulis mulai sekarang, dari hal yang kita sukai karena untuk membuat tulisan bagus butuh proses. Menulis yang enak itu sesuai passionnya, sehingga kita bisa merasakan nikmatnya menulis. Menulis  blog tidak ada tuntutan untuk menulis formal  seperti menulis karya tulis. Jadi menulis saja dengan bahasa kita sendiri, seperti kita bicara dengan orang.
Jika tujuannya menulis sekedar hanya untuk mengisi aktivitas tidak masalah. Tapi jika kita ingin dikenal oleh orang, sebagai ahli pada bidang tertentu, maka harusnya fokus saja pada satu blog dan satu website
Para Narasumber adalah orang yang sama  dimasa lalunya 
Yang awalnya tidak bisa menulis, akhirnya
Dipaksa menulis,
Kepaksa Menulis
Bisa Menulis
Terbiasa Menulis
dan akhirnya jadi Penulis 
Sedangkan untuk menjadi seorang ahli atau motivator butuh proses dan waktu yang lama. Seorang ahli dalam bidang tertentu dia harus mengalami sendiri apa yang dia sampaikan. Beliau menempa diri dengan memberikan training Gratis selama 10 tahun, sambil terus mengasah diri tentang banyak hal

Note : Tidak mungkin kita akan bisa menulis kalau kita tidak membaca. Jadi jika ingin jadi penulis atau konsisten menulis, wajib mencintai buku

"Teruslah bersemangat untuk memantaskan diri 
menjadi pribadi yang menginspirasi, menggerakkan dan menelandani "



Nganjuk, 9 Maret 2020


Sabtu, 07 Maret 2020

Mau Menulis Mudah, Perhatikan Ini!!



Belajar Menulis Gelombang 4
Materi  yang disampaikan  sangat menarik menurut saya, karena banyak diantara kita yang mempunyai Blog  menarik  atau istilahnya “eye cathing” …enak  dilihat, enak dipandang,  karena tampilan dan pembagian sub-subnya sudah tersusun rapi, orang mudah mencari yang diinginkan tapi sayang,  isinya kosong, sepi garing lagi.. hehe ….
Membuat Blog memang sangat mudah, murah, bahkan ada yang gratis lagi. Tapi yang sulit adalah menjaga konsistensi dalam  mengisi serta  meng up date Blog yang kita punya.
Materi Belajar Menulis pembelajaran ke 2  kali ini membahas tentang “ Mengelola  dan  Motivasi  Menulis di Blog”  Pemateri :  Dedi Dwitagama.
Ada berbagai alasan kenapa orang sering rajin pada awal membuat blog, tapi  lama kelamaan hanya dilakukan ketika Moody saja.
1.      Sibuk  dengan kesibukan pekerjaan yang utama
2.      Blog hanya mengisi waktu luang
3.  Merasa menulis adalah  sulit dilakukan karena harus menjaga konsistensi untuk menulis dikarenakan banyak hal yang harus dikerjakan
Padahal kalau kita mau konsisten mengisi, kita bisa mendapatkan penghasilan sampingan.
Bagaimana caranya supaya kita dapat membagi waktu untuk menulis di blog di tengah kesibukan yang begitu padat , jika kita mempunyai aktifitas yang sangat padat jadwalnya. Misalnya sebagai pendidik dan juga sebagai trainer serta motivator ?

Cara  agar selalu ada waktu untuk menulis :

  1. Menulis  kapan saja,
Kegiatan menulis bisa kita  lakukan ketika sambil menunggu rapat dimulai, saat menjemput anak, saat menunggu istri, di parkiran , saat mengantar istri ke pasar, menunggu jadwal pesawat, saat  menjemput anak saya pulang sekolah dsb.
Tidak perlu meluangkan waktu khusus untuk menulis.

  1. Memanfaatkan gadget
Sebagai  bagian dari penduduk era 4.0  maka gunakan gadget untuk apa saja yang bermanfaat, memberi contoh pada anak" dan murid" saya, salah satunya memanfaatkan aplikasi yang ada untuk menulis.
  1. Menambah referensi pengetahuan dengan memanfaatkan berbagai organisasi yang kita ikuti sebagai bahan tulisan
Memanfaatkan story dari skill sosial
Dari pengalaman pak Dedi Dwitagama beliu bercerita “ karena saya miskin pengen kuliah di PTN, membuat saya kesasar di jurusan matematika D3 IKIP Jakarta th 1984, kuliah sambil ikut teater, doyan lomba baca puisi, cerpen, nyanyi keroncong”
Story skill seperti ini akan menambah referensi kita sehingga memudahkan kita untuk menulis

  1. Tidak perlu takut dengan hasil yang kita tulis yang penting produk .
Apapun itu hasilnya lama kelamaan akan membuat kita belajar menulis lebih baik.

Hal- hal apa saja yang bisa kita tulis di dalam blog kita

Banyak hal yang bisa kita tulis di dalam blog kita misalnya :
1.      Sesuatu hal yang tidak bisa kita ungkapkan di lingkungan kerja, bisa kita ungkap  secara leluasa lewat blog, termasuk hoby  atau kesenangan
2.       Bahkan beberapa jurnalis profesional yang punya artikel dan tak bisa di terbitkan di medianya krn bertentangan dg missi media dimana dia bekerja bisa diunggah di Blog
3.      Mempromosikan sekolah atau lingkungan kerja kita
4.      Menulis tentang curhatan tentang apa saja .
5.      Promosi Jualan, atau mungkin tips apapun yang bermanfaat
Jadi isinya seperti di media sosial.
Intinya adalah  kita harus rajin menulis, tidak perlu takut dikritik , harus berani berbagi apapun hasilnya,   tidak perlu takut di bilang amatir.

Tips untuk menulis

  1. Apapun yang kita kerjakan saat itu , kita ceritakan di blog kita. Misal coba cara ini: setelah membuat kue atau menu masakan favorit, foto" hasilnya dan upload di blog dg sedikit tulisan memperjelas, pasti  lebih semangat
2.  Ambil saja yang kita  butuhkan, sisanya cuekiiin. Intinya adalah tulis ..tulis dan tulis, apapun hasilnya tidak perlu kita pikirkan yang penting tercipta progress. Apapun yang bisa kita tulis, kita tulis di blog kita.
  1. Apabila kita mengambil kasus yang sama, supaya tak kena pasal ITE, jangan tulis nama asli dan lokasi asli .... gunakan nama samaran dan lokasi samaran, kasusnya boleh persis,
  2. Dan apabila dikritik , selalu ingat bahwa kritik itu untuk kemajuan kita. Jangan karena I kritik “baper” terus  down. Jadikan kritik sebagai pemacu kita untuk menghasilkan tulisan yang lebih baik.
  3. Perhatikan blog orang lain, nanti kita akan tahu triknya, menulis dengan  perasaan aman dan nyaman.
  4. Cari materi tulisan yang gampang dan nyaman untuk kita
Misal saat berpenampilan maksimal dengan pasangan di gedung resepsi, boleh lah diupload dengan sedikit cerita, jika pasangan anda , dia pasti suka.
kalo mau yg gampang tidak bikin was was, setiap anda kuliner makan apa saja dimana saja atau jalan" sendiri dan bareng keluarga posting aja foto" dan sedikit penjelasannya di blog,
  1. Jika  sedang tidak punya ide, membaca blog orang lain di kompasiana, wordpress, dsb ... lakukan ATM, amati, tiru dan modifikasi. So akan jadi  satu tulisan baru, versi kita sendiri. Yang perlu dilakukan adalah mengamati blog orang lain, kemudian kita tiru dan modifikasi sana sini sehingga menjadi sebuah tulisan baru  dengan gaya kita sediri. Setiap orang mempunyai gaya an bahasa tulis sendiri-sendiri sesuai personal barndingnya.
  2. Jika ide yang muncul atau ada keperluan posting bahan ajar, silahkan lakukan aja sesuai mood saat itu, saat pelajaran sudah selesai atau ketika sedang liburan, posting ttg liburan, saat happy lihat tumbuhan di rumah yg buahnya lebat, foto dan posting aja
Membuat Blog itu mudah, teman-teman bisa membuat blog  di wordpress atau  kompasiana bikin blog di wordpress, see
bikin blog di kompasiana, see https://search.becovi.com/serp.php?q=cara+membuat+blog+di+kompasiana&i=UVINJ5RGIS&atr=100



"Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang
Mulailah menulis, apapun itu , apapun hasilnya , 

ATM ,   Amati , Tiru, dan Modifikasi  sesuai versi kita





Total Tayangan Halaman